Herbalife 24 Run – Lomba Lari 5 Kilometer Pertamaku

Yang, aku duluan ya. Aku tunggu kamu di garis finish. Demikian kata-kata yang saya ucapkan kepada istri, sesaat sebelum mempercepat lari pada kilometer 4 – 1 kilometer menuju garis finish – lomba lari Herbalife 24 Run… eheemmm ­čÖé

Kaki terasa semakin berat, suhu badan pun meningkat seketika. Ingin rasanya berhenti, tapi terbayang medali finisher menggantung di leher. Saya putuskan untuk melanjutkan, bahkan kecepatan saya tambah lagi. Continue reading Herbalife 24 Run – Lomba Lari 5 Kilometer Pertamaku

Cerita Dibalik Bazar

Minggu 24 Maret 2012, saya dan istri  mengikuti bazar  acara kenaikan kelas keponakan saya.  Dengan persiapan seadanya, kami sukses mengikuti bazar tersebut sampai acara selesai. Kenapa saya bilang seadanya karena memang, Abang saya, ayah dari keponakan saya itu, baru memberi tahu kami tentang bazar ini sore sehari sebelum hari H. Itu pun karena lapak yang sebelumnya sudah dipesan untuk stand TK Khalifah, bisnis orang tua, tidak jadi digunakan karena sesuatu hal.

Dengan waktu yang minim, kami harus mempersiapkan segalanya. Ada 2 produk yang akan kami tawarkan, yaitu Produk Kesehatan Herbalife dan Jam Tangan Slapia. Kami harus menyiapkan banner untuk promo timbang gratis berikut brosur, dan brosur promo untuk jam tangan SLAPIA. Untuk banner timbang gratis, saya minta kepada sponsor saya. Dia bersedia membantu, tapi karena memang keterbatasan “alat perang” yang dia punya, kami hanya mendapatkan poster produk yang isinya tidak ada keterangan timbang gratis sama sekali, padahal disitu kuncinya ­čÖé . Itu pun baru bisa diambil pagi hari. Kemudian untuk brosur jam tangan SLAPIA, saya membuatnya juga seadanya. Hanya dengan kertas A4 dan printer berwarna. Hasilnya lumayan lah…. Intinya poko’e serba terburu-buru deh…. Continue reading Cerita Dibalik Bazar

Bahagiakan Orang-Orang yang Kau Cintai, Sekarang !

Tadi pagi sebelum berangkat kantor, ibu saya menelpon. Mama – panggilan untuk ibu saya, membuka pembicaraan dengan menceritakan kondisi papa – panggilan untuk bapak saya. Ya, sudah beberapa minggu ini papa mengganti sarapan paginya dengan sarapan sehat Herbalife.

Mama menceritakan sudah beberapa hari ini papa sudah mulai mengurangi obat penurun darah tingginya. Ya, setelah beberapa hari sarapan sehat, tekanan darah papa mulai turun. Biasanya kalau tanpa obat, tekanan darah atasnya bisa mencapai diatas 160. Nah, kemarin dengan mengurangi konsumsi obat darah tinggi, tekanan darahnya sudah berada dikisaran 130. Alhamdulillah… artinya sarapan sehat herbalife sudah terlihat hasilnya.

Melihat kondisi ini, saya sebagai anaknya merasa senang sekali. Karena papa sudah mulai meninggalkan kebiasaan meminum racun (baca : obat penurun tekanan darah) dan mengganti sarapannya dengan sarapan sehat Herbalife. Continue reading Bahagiakan Orang-Orang yang Kau Cintai, Sekarang !