Rezeki Tak Akan Pernah Salah Alamat

Seperti biasa, setiap minggu pagi, saya selalu menyempatkan diri untuk berusaha membuka pintu rezeki. Maksudnya, selain olahraga pagi di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pontianak, saya selalu menyempatkan untuk menyebar brosur bisnis kesehatan Herbalife yang sekarang sedang saya jalankan.

Ya, nyebar brosur itu bisa membuka pintu rezeki. Mengharapkan mendapatkan rezeki berlimpah, tapi hanya berpangku tangan di rumah, hanya mengandalkan doa saja, ga bakalan mampir tuh rezeki.

Terkait dengan judul tulisan ini, yaitu Rezeki Tak Akan Pernah Salah Alamat, ada ceritanya nih, insya Allah bisa jadi pembelajaran buat kita semua….

Begini ceritanya…

Biasanya hanya saya yang menyebar brosur Herbalife di GOR, tapi minggu kemarin itu teman saya yang kebetulan memang menjalankan bisnis herbalife juga, membawa tim-nya dan semua perlengkapan “perang” seperti seragam, brosur, banner danย timbangan khusus untuk analisa berat badan ke sana.

Artinya, secara bisnis mereka adalah kompetitor, walaupun secara individual mereka adalah teman-teman saya. Dan apabila dilihat dari jumlah pasukan dan peralatan perang, sudah pasti saya kalah jauh. Sempet jiper juga sih. Dengan kekuatan seperti itu, secara logika pastilah mereka akan memenangkan “pertempuran” apabila dibandingkan dengan saya yang hanya membawa brosur. Tapi, buru-buru saya tepis pemikiran seperti itu. Saya pikir, rezeki itu tidak akan tertukar lah. Rezeki itu misteri, Allah itu suka memberikan rezekinya dari arah yang tidak terpikirkan oleh kita.

Dengan keyakinan yang sudah diteguhkan dan niat yang sudah diluruskan , saya tetap “action” untuk membuka pintu rezeki dengan tetap membagi-bagikan brosur. Hanya saja, saya lakukan dengan cara yang sedikit berbeda. Biasanya saya diam ditempat dan memberikan brosur kepada orang-orang yang lewat. Kali itu, saya yang berjalan dan menjepitkan brosur di setiap wiper mobil yang saya lewati. Saya pikir dengan cara ini, pastilah ada tempat-tempat yang tidak tersentuh oleh satu pasukan kawan saya itu.

Sampai di parkiran yang agak jauh dari pusat keramaian, kebetulan ada seorang ibu bersama dengan suami dan anak-anaknya sedang asik bersenda gurau. Tanpa niat menggangu, saya berikan brosur kepada ibu itu dan langsung saya tinggalkan agar tidak menggangu keasikan mereka.

Tidak beberapa lama setelah meninggalkan keluarga bahagia itu, dari kejauhan ibu dari keluarga bahagia itu memanggil saya sambil melambai-lambaikan tangannya. Saya pikir dia memanggil orang lain, tapi setelah melihat ke kiri dan ke kanan, hanya saya seorang yang berada disana, ini pastilah memang saya yang dipanggil. Lalu, dengan langkah pasti, saya hampiri keluarga itu.

Singkat cerita, ibu itu memang ingin tahu lebih jauh tentang informasi yang ada di brosur. Setelah menjelaskan sedikit, akhirnya kami sepakat untuk mengadakan pertemuan lebih lanjut untuk menjelaskan lebih detil lagi pada hari senin setelah magrib di rumah mereka.

Di waktu dan tempat yang sudah disepakati, kami pun bertemu kembali. Disana saya jelaskan tentang program diet herbalife dan keunggulan-keunggulannya. Setelah penjelasan tidak lebih dari setengah jam, akhirnya ibu itu dan suaminya memutuskan untuk mengikuti program diet yang saya tawarkan dan membeli paket yang keuntungannya lumayan untuk kebutuhan makan saya sendiri dengan porsi biasa 3 kali sehari dalam sebulan.. Lumayan atau lumayan tuh…. ๐Ÿ™‚

Nah, begitu deh ceritanya.

Apa yang bisa diambil dari cerita saya diatas ?

Ya, sesuai dengan judul tulisan saya ini, “Rezeki Tidak Akan Pernah Salah Alamat. Secanggih apapun kompetitor, sekeras apapun usaha-usaha para pesaing kita, jangan pernah takut untuk tetap bersaing. Karena pada akhirnya rezeki itu akan sampai pada orang yang tepat, tidak akan pernah tertukar. Kuncinya adalah, tetap “action”, no matter what.

Beda tim, satu tujuan - Membuat orang jadi lebih sehat

Yang perlu ditanamkan sekali lagi adalah bahwa Allah SWT memberikan rezeki kepada seseorang bukan hanya sekedar dari kerja kerasnya saja, tapi karena seseorang itu memang pantas untuk mendapatkannya. Sekali lagi…. karena seseorang itu memang pantas mendapatkannya di mata Allah.

Tugas kita adalah tetap melakukan sesuatu dengan kapasitas yang kita punya dalam rangka pemantasan diri untuk mendapatkan yang terbaik. Seberapa besar nanti rezeki yang kita terima dan kapan waktunya, itu bukan kuasa kita lagi. Itu semua sudah menjadi kuasa Allah. Allah paling tahu seberapa besar rezeki yang pantas kita terima dan Allah paling tahun kapan waktu yang tepat rezeki itu hadir.

Untuk itu, tidak bosan-bosannya saya sampaikan kepada kawan-kawan semua, pantaskanlah diri untuk mendapatkan yang terbaik dalam hal apapun, termasuk dalam hal rezeki.

Salam Bahagia,
Octa Dwinandaย 

9 thoughts on “Rezeki Tak Akan Pernah Salah Alamat”

  1. alhamdulillah… benar-benar menginspirasi saya mas.
    Jadi teringat insiden waktu roadshow kemarin. Mungkin karena kompetitor tidak memahami betul, makna bahwa rezeki itu Allah yang atur. Hihihi…

    1. kerja keras adalah bagian dari pemantasan diri,
      berlaku jujur dalam berbisnis itu juga bagian dari pemantasan diri,
      bersedekah itu juga merupakan bagian dari pemantasan diri.
      banyak deh….. ๐Ÿ™‚

  2. Sangat inspiratif artikelnya semoga dapat membantu saudara2 kita yg masih kesulitan dalam mendapatkan rejeki, Kalau bisa ditulis jua artikel Tentang Bagaimana Cara Mendapatkan Rejeki yang Malimpah dan Barokah bukan cuma banyak saja, meskipun dapat rejeki banyak tapi kalau tidak barokah rasanya seperti angin lalu aja. Semoga Sukses Selalu… ๐Ÿ˜›
    Salam dari kami http://grosirkainbatik.com/

  3. Membangun kepantasa memang harus sejak awal dilakukan. Jauh sebelum “hadiah” itu datang. Hanya saja, kita seringkali tidak sabar-an. Mau nya serba terburu-buru. ๐Ÿ˜€

    1. yap….. kepantasan itu memang harus dibangun dan dipelihara. Selain itu ilmu tentang membangun kepantasan harus terus digali, termasuk ilmu agama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *