Seminar Kesehatan dan Peluang Bisnis di Bekasi
Pada akhir bulan September kemarin, saya sempat posting tentang kegiatan saya mengikuti 2 seminar dalam waktu 2 hari berturut-turut.
Di seminar yang kedua, sedikit saya ceritakan isi materi yang diberikan, yaitu tentang betapa pentingnya nutrisi bagi tubuh kita dan betapa pentingnya pola hidup sehat. Anda bisa baca sekilas tentang materi seminar tersebut di artikel saya ini : Seminar September Ceria 2011.
Sekedar pemberitahuan dan mungkin sebagian dari Anda juga sudah tahu bahwa saya sekarang sedang menjalankan pola hidup sehat. Dan kesadaran untuk menjalankan pola hidup sehat ini tumbuh ketika saya pertama kali mengikuti seminar ini. Bersyukur banget deh, kesehatan saya makin meningkat, migran sudah sangat jarang sekali hadir, alergi bentol-bentol pun sudah tidak pernah muncul lagi dan bonusnya berat badan saya turun sebanyak 15 kg dan sepertinya bakal turun lagi nih…
Seminar September Ceria 2011
Minggu kemarin, ada dua kegiatan seminar yang saya ikuti. Seminar pertama diadakan pada hari sabtu, 24 September 2011 bertempat di Rumah Mimpi Komplek Taman Gitananda dan seminar yang kedua diadakan satu hari setelahnya bertempat di Hotel Mercure Pontianak.
Dua kali berturut-turut mengikuti seminar, hhmmmm…. benar-benar weekend yang “sesuatu banget”… hehe
Kalau ngomongin masalah seminar, mengkikuti seminar memang sudah menjadi hobiku sejak dulu, tepatnya pada saat saya bergabung dengan sebuah komunitas bisnis jaringan. Sebuah komunitas yang merubah cara pandang saya tentang kehidupan (eh…. beneran.. sumpah). Sebuah pandangan yang menegaskan bahwa Allah itu memang benar-benar akan merubah keadaan seorang, apabila orang itu memang mau untuk merubahnya.
Gugup itu Wajar Kok !
Setiap malam jum’at, saya ada jadwal pengajian. Jadwal pengajian biasanya diisi dengan tilawah al-qur’an secara bergantian dan ceramah dari pak Ustadz. Tapi, dimulai malam jum’at kemarin, jadwalnya ditambah dengan kuliah tujuah menit (kultum) dari peserta secara bergantian dan hafalan al-qur’an.
Kebetulan malam jum’at kemarin, saya mendapat giliran pertama untuk mengisi kultum. Apakah ini bermasalah untuk saya ? Ya,hal seperti ini memang selalu jadi masalah buat saya. Berhubung terakhir kali kultum itu pada saat saya kelas 5 SD. Dan memang saya tidak terbiasa untuk berbicara tentang agama di depan umum. Berbicara di depan beberapa orang saja selalu membuat saya gugup, apalagi ini. Sudah harus berbicara di depan umum, eh… materinya pun harus membicarakan tentang agama. Dobel gugup deh jadinya
Jadi, sebelum hari H, saya sibuk mencari referensi tentang kultum, bagaimana cara membuka kultum, doa apa yang harus dibaca, sampai mencari referensi untuk bahan yang akan disajikan. Jadi ada sekitar 1 minggu untuk mempersiapkannya. Beberapa kali saya berlatih kultum dikamar kosan.
Gaya Hidup Aktif itu Menyenangkan
Gaya Hidup Aktif – Sejak beberapa bulan yang lalu, sejak saya mengikuti program diet, alhamdulillah gaya hidup saya banyak berubah. Karena memang bukan hanya pola makannya yang berubah, tapi pola pikir saya tentang bagaimana menjalankan hidup sehat juga berubah.
Dari mulai menghilangkan kebiasan ngemil gorengan sampai dengan kebiasan gaya hidup aktif. Gaya hidup aktif yang saya maksud disini bukan berarti hidup yang penuh kegiatan diluar rumah, tapi gaya hidup aktif yang sebenarnya merupakan hal-hal kecil yang bisa kita ciptakan ketika berada di rumah, di luar rumah atau di kantor.
Kalau ingat kebiasaan saya dulu, kok rasanya nyesel banget, rasanya kok hidup begitu banget. Kalau dipikir-pikir ada sesuatu yang hilang, banyak hal-hal kecil yang sebenarnya bisa saya lakukan. Jauh banget deh dari gaya hidup aktif. Seandainya sudah membiasakan gaya hidup aktif sejak dulu, mungkin sudah sejak dulu saya bisa menikmati hidup sehat.


















