Mengawali Hari Dengan Pola Hidup Sehat

Sebuah besi berjaring berdiri tegak diantara kerumunan orang-orang. Diantara jaring-jaring itu dicantelkan sepotong besi berlekuk yang diatasnya ditaruh sepatu dengan berbagai macam merk, warna dan ukuran. Dilihat lebih dekat, ada seorang bapak berbaju hijau sedang melihat sambil memegang sepatu olah raga berwarna biru dengan ornamen 3 (tiga) garis disampingnya. Tentunya Anda tahu merk sepatu apa itu, bukan?

Disisi lain, ada seorang ibu berjilbab putih sedang berusaha menawar harga yang sebelumnya telah disebutkan oleh ibu berambut panjang terikat, yang nampaknya Β si penjual sepatu. Saya sebenarnya sudah memiliki sepatu olah raga, tapi karena sepatu yang dipajang model dan warnanya menarik, saya tergoda untuk berhenti sejenak untuk sekedar melihat-lihat. Tidak lama, saya masuk ke area lapangan melalui pintu kecil dengan lebar tidak lebih dari 1 (satu) meter. Ada seorang bapak yang sedang mengangkat kaki dan menyenderkan tegak di tiang sambil merapat-rapatkan kepalanya kearah kaki. Di dekatnya, sekumpulan bapak-bapak sedang asik bercakap-cakap. Entah apa yang dibicarakan. Bisa jadi mereka sedang membicarakan kerjaan kantor, atau mungkin saja sedang membicarakan bagaimana caranya menghilangkan lemak tubuh yang semakin hari semakin berkembang biak… hehe.

Lapangan banteng, pagi itu tidak seramai seperti biasanya, atau mungkin saya saja yang datangnya terlalu siang ya. Karena memang pagi itu, sebelum kardio, saya sempatkan untuk latihan beban di tempat fitnes komplek perkantoran. Hari itu memang tidak biasa. Biasanya setalah latihan beban, dilanjutkan dengan latihan kardio. Tapi karena tempat fitnessnya hanya buka sampai jam 8 (delapan), jadilah latihan kardionya saya lanjutkan di lapangan banteng.

Memang terasa lebih menyenangkan, lari sambil melihat-lihat sekeliling. Tidak seperti di tempat fitness, hanya bisa melihat layar ukuran 10 inci pada sebuah alat treatmill yang menampilkanwaktu, jumlah kalori yang sudah terbakar dan berbagai indikator lainnya dan dinding-dinding pembatas antar ruangan, serta orang-orang dengan aktifitas sama dengan apa yang saya lakukan. Di lapangan, saya bisa melihat sekumpulan anak SMP di pinggiran lapangan bola yang sedang diberi arahan oleh guru olah raganya. Di kejauhan, saya pun bisa melihat dua tim yang saling menjaringkan bola basket ke dalam keranjang. Sekumpulan anak SMA yang duduk di pelataran patung Pembebasan Irian Barat, asik bersenda gurau. Sejenak terpikir, bukannya ini waktunya sekolah. Ah, sudahlah, mungkin saja para murid dipulangkan karena ada kesurupan massal di sekolahnya.

Sudah hampir setengah jam. Saatnya berhenti karena harus mulai bekerja. Sesaat sebelum menghentikan kegiatan pembakaran lemak ini, saya sempatkan melakukan sprint 1 (satu) putaran. Dengan harapan akan ada lebih banyak lemak lagi yang terbakar di waktu yang tersisa. Dengan nafas yang tersengal-sengal saya sudahi latihan kardio pagi itu. Dengan langkah santai, saya arahkan kaki ini ke gedung tempat saya bekerja, diselingi dengan terduduk untuk meminum teh pembakar lemak yang dari sejak saat fitness saya bawa di dalam sebuah botol 1 liter.

Hari itu memang hari yang menyehatkan bagi saya, mengawali hari dengan pola hidup sehat. Diawali dengan sarapan Shake rasa coklat, dilanjutkan dengan latihan beban, dilengkapi dengan latihan kardio. Sungguh menyenangkan pola hidup sehat itu. Bagaimana dengan Anda ? Bagaimana Anda mengawali hari ini?

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda

 

 

 

 

 

 

10 thoughts on “Mengawali Hari Dengan Pola Hidup Sehat”

    1. insyaAllah rutin mas… jumat pagi pasti olahraga. Kalau hari biasa diusahakan sehabis pulang kantor… Yaaa… minimal 3 kali seminggu lah…. πŸ™‚

Leave a Reply to vien Cancel reply