Herbalife 24 Run – Lomba Lari 5 Kilometer Pertamaku

Yang, aku duluan ya. Aku tunggu kamu di garis finish. Demikian kata-kata yang saya ucapkan kepada istri, sesaat sebelum mempercepat lari pada kilometer 4 – 1 kilometer menuju garis finish – lomba More »

Diet Sehat Untuk Menurunkan Berat Badan

Ditengah-tengah masyarakat, banyak anggapan bahwa untuk menurunkan berat badan caranya adalah dengan mengurangi makan. Bahkan demi hasil yang lebih maksimal, banyak dari pelaku diet tidak sarapan dan atau tidak makan malam sama More »

Turun 5 kg Dalam Waktu Kurang Dari 15 Hari

Dari dulu saya punya masalah dalam mengatur pola makan. Saya itu orang yang tidak bisa menahan makan. Suka sekali ngemil. Karena kebiasan buruk saya inilah, berat badan saya melebihi berat badan yang More »

 

Kunci Jodoh – Yakini, Insya Allah Jodoh yang Terbaik Untukmu Akan Datang (Revisi I)

Banyak orang yang berharap untuk segera dipertemukan dengan jodohnya. Tapi banyak juga yang sampai sekarang, sampai sudah berumur, tidak juga dipertemukan dengan jodohnya. Padahal, sesuai dengan yang telah di janjikan oleh Allah bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan, artinya Allah memang telah mempersiapkan seseorang untuk dijodohkan dengan kita.

Ada apa ini ? Dimana pasangan yang telah Allah janjikan ? Apakah Allah telah ingkar dengan janjinya ?

Hus.. Allah itu maha menepati janji, tidak mungkin Allah ingkar. Jadi, seandainya jodoh itu tak kunjung datang juga, mungkin saja ada yang salah dengan diri kita (paling tidak ini yang saya pikirkan ketika tidak juga dipertemukan dengan jodoh saya beberapa tahun lalu). Segera instrospeksi diri. Cari penyebab kenapa Allah tidak juga mempertemukan kita dengan Jodoh kita. Jangan-jangan tanpa disadari kita sendiri yang sebenarnya mempersulit diri dalam  menerima jodoh kita.

Setelah meneliti dan menganalisa (hehe… kesannya seperti pakar jodoh aja nih) ada 2 hal yang seharusnya menjadi pegangan ketika ingin dipertemukan dengan jodoh kita. Dan ini sebenarnya sudah sangat jelas tertulis di dalam Al-qur’an dam hadist.

2 hal tersebut saya menyebutnya sebagai KUNCI JODOH. Kunci inilah yang seharusnya kita pegang erat-erat dan kita yakini tanpa adanya penyanggahan sedikit pun, sekecil apapun.

Kunci Jodoh itu adalah :

  1. Jodoh di Tangan Allah
  2. Orang Baik Akan Mendapatkan Pasangan yang Baik Pula

Yuk, kita bahas satu persatu.

Jodoh di Tangan Allah

Ya, jodoh itu memang benar-benar ditangan Allah. Artinya kita tidak pernah tau kapan, dimana, bagaimana dan dengan siapa kita akan berjodoh. Kalimat ini juga mempunyai makna bahwa hak Allah sepenuhnya menentukan siapa yang akan dijodohkan dengan kita.

Jodoh itu Allah yang memberi. Tugas kita bukan untuk mencarinya, tapi mempersiapkan diri untuk menerimanya. Ketika sudah siap menurut Allah, pastilah jodoh itu akan datang, dari jalan yang tidak terpikirkan oleh kita. Jadi, tidak perlu tuh pake pacaran segala dengan alasan untuk mencari kecocokan. Kan sudah sama-sama tahu bahwa jodoh itu ditangan Allah, bukannya di tangan kita. Emang kalau pacaran bisa tahu yang bener-bener cocok buat kita ? Yang tahu siapa yang benar-benar cocok dengan kita tuh cuma Allah. Jadi terima saja deh.

Jodoh itu Allah yang memberi. Kalau Allah yang memberi, ya terima saja. Yakin deh pasti itu yang terbaik buat kita.

Yang perlu di garis bawahi juga, jodoh itu di tangan Allah. Jadi, ikuti saja aturan mainnya. Jemput  jodohmu dengan cara-cara yang syar’i. Dan jangan lupa, memintalah, agar Allah memberikan jodoh kepadamu.

Ok, setuju ya bahwa jodoh itu di tangan Allah. Ok, BUNGKUS !!! :)

Orang Baik Akan Mendapatkan Pasangan yang Baik Pula

Satu lagi yang juga harus kita yakini secara penuh, tanpa ada penyanggahan sedikit pun yaitu sesuai dengan apa yang telah Allah katakan dalam firmannya bahwa pria baik-baik adalah untuk wanita baik-baik, begitu juga wanita baik-baik adalah untuk pria baik-baik.

Ini menurut saya sudah harga mati. Jadi jangan takut  tidak bisa mendapatkan pasangan yang baik. Yang seharusnya menjadi perhatian adalah bukan pada calon pasangan, tapi perhatikan saja diri kita. Kalau mau mendapatkan pasangan yang soleh/solehah, ya soleh/solehah-kan saja dulu diri kita sendiri. Kalau mau mendapatkan pasangan yang baik, ya perbaiki dulu diri kita sendiri.

Allah pasti memberikan pasangan yang terbaik untuk kita sesuai dengan kapasitas kita masing-masing. Tugas kita hanya memantaskan diri untuk layak menerimanya. Bukannya sibuk mencari pasangan yang terbaik, dengan mencari yang perhatian, penyayang, sederhana dan kriteria-kriteria lainnya, tapi sibukkan saja diri kita dengan jalan memantaskan diri dengan menjadi orang yang perhatian, penyayang, dll.

Jadi, bukannya sibuk cari pacar sana sini. Dipacari, lalu kalau tidak cocok diputuskan, lalu cari yang lain, dipacari, diputuskan, dan begitu seterusnya. Tidak usah “repot-repot” gan. Biarlah Allah yang menyeleksi buat kita. Seperti yang sudah saya tuliskan diatas, tugas kita hanya memantaskan diri, TITIK !

Pegang KUNCI JODOH diatas erat-erat. Insya Allah jodoh itu akan dikirim oleh Allah melalui jalan atau cara  yang mungkin tidak kita perkirakan sebelumnya.

Ada beberapa pembahasan lagi akan melengkapi artikel ini, yaitu tentang Pemantasan Diri dan Promosi Diri. Insya Allah kalau sempat saya akan share disini :)

Keep Healthy and Happy :)

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda 

NB :
1. Tulisan diatas adalah bentuk lain dari sharing saya tentang jodoh di twitter dengan hastag #JodohMu
2. Tulisan diatas adalah kesimpulan saya dalam memahani Al-qur’an dan Hadist yang terkait dengan jodoh. Apabila ada salah itu datangnnya dari saya. Apabila ada benar, itu semata-mata datang dari Allah SWT

102 Responses to Kunci Jodoh – Yakini, Insya Allah Jodoh yang Terbaik Untukmu Akan Datang (Revisi I)

  1. NONA says:

    Bagaimana dengan orang tua mas dan mba sekalian ,,,, yg terus desak anak supaya nikah … padahal belum ada jodoh … gak mungkin jg hanya utk cari status kita nerima orang yg datang tapi hati sama sekali gak ada rasa atau keyakinan apapun ,, untuk menjalin rumah tangga .. mhon masukannya :)

    • Octa Dwinanda says:

      menurut saya…. pertimbangan untuk menerima pinangan seseorang laki-laki itu, bukan berdasarkan rasa atau keyakinan tanpa dasar, tapi cukup melihat kriteria syariah, yaitu yang utama adalah agamanya. Seandainya agamanya baik, diketahui melalui proses ta’aruf yang benar dan telah melakukan sholat istiqorah, itulah yang menjadi dasar mba nova menolak atau menerimanya.

      Yang lain ada tanggapan?

Leave a Reply