Keseimbangan Nutrisi Tubuh, Hati dan Pikiran

Hidup akan terasa indah, seandainya kita bisa menjalaninya dalam kondisi mental dan fisik yang prima.

Ketika mental prima, apapun cobaan hati dan pikiran mendera, selalu saja bisa diatasi dengan baik. Dalam arti, walaupun mungkin saja melukai hati dan pikiran, tapi itu tidak berlangsung lama. Hati dan pikiran kembali lagi dalam kondisi sewajarnya. Tidak ada dendam, iri hati, sakit hati dan penyakit hati dan pikiran yang mengendap terlalu lama.

Ketika fisik prima, bakteri atau virus yang datang, selalu bisa saja diatasi oleh antibodi tubuh dengan baik. Kalaupun sampai terjangkit penyakit, itu tidak akan berlangsung lama. Mungkin saja hanya flu atau batuk sebentar. Tanpa harus menggunakan obat, penyakit akan sembuh dengan sendirinya.

Tentunya untuk mendapatkan kondisi mental dan fisik yang prima, selain asupan nutrisi  untuk tubuh, asupan “nutrisi” untuk hati dan pikiran juga perlu diperhatikan.

Untuk asupan nutrisi untuk tubuh, tentunya Anda semua sudah tahu. Asupan nutrisi untuk tubuh itu seperti, karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Lalu, apa asupan nutrisi untuk hati dan pikiran ? Sama banyaknya dan sama pentingnya dengan asupan nutrisi untuk tubuh.

Asupan “nutrisi” untuk hati dan pikiran, bisa dengan mengikuti pengajian, mengikuti seminar-seminar motivasi, meditasi, muhasabah, zikir dan masih banyak lainnya.

Semua jenis asupan itu, selayaknya bisa dikonsumsi oleh kita dengan takaran yang seimbang. Tidak bisa, misalnya hanya mengkonsumsi karbohidrat saja, tanpa memenuhi nutrisi lainnya. Atau tidak bisa hanya mengkonsumsi protein saja, tanpa memenuhi kebutuhan tubuh terhadat karbohidrat dan vitamin. Nutrisi itu harus seimbang.

Begitu juga, tidak bisa hanya mengkonsumsi kebutuhan kita terhadap konsep ketuhanan, keislaman atau yang berorientasi pada akhirat saja, tapi perlu juga mengkonsumsi tentang konsep-konsep keduniawian, seperti ilmu-ilmu tentang motivasi, ilmu-ilmu tentang kepemimpinan dan lain-lain.

Ya, semua asupan nutrisi itu harus terpenuhi dengan seimbang. Jadi, kalau Anda ingin sehat lahir batin, penuhilah semua kebutuhan nutrisi tersebut.

Bagaimana menurut Anda ?

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda

7 thoughts on “Keseimbangan Nutrisi Tubuh, Hati dan Pikiran”

Leave a Reply to ginjul Cancel reply