Halal bi Halal dan Reuni Angkatan 91 SD Muhammadiyah 24 Jakarta 2013

Pertemuan adalah hal yang menyenangkan. Apalagi dengan teman yang sudah lama tak bersua. Hari minggu, 25 Agustus 2013 lalu, saya bertemu dengan teman-teman lama yang sengaja dikumpulkan dalam perhelatan akbar Halal bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah sekaligus reuni angkatan 91 SD Muhammadiyah 24 Rawamangun Jakarta Timur.

Berawal dari obrolan di Blackberry Messenger (BBM) dan Whatsapp (WA) yang kalau tidak salah ide temu kangen ini dicetuskan oleh mantan guru kami, Pak Ismet Inono dan lalu diamini oleh teman-teman di group, akhirnya acara tersebut dapat terlaksana. Dari kurang lebih 120 murid alumni 91 SD Muhammadiyah 24, alhamdulillah  ada sekitar 58 orang yang bisa dihubungi dan ikut saweran untuk suksesnya acara itu. Dan dari 58, dari hasil laporan pandangan mata tim sukses acara di lapangan, ada sekitar 33 orang yang hadir. Untuk acara yang bisa dibilang “grusukan”, jumlah tersebut sudah cukup banyak. Insya Allah lain waktu dapat lebih banyak lagi.

All  team
Alumni Pose di Backdrop – Design by Angga

Tempat yang dipilih sebagai “arena” pertemuan adalah aula SD Muhammadiyah 24 Rawamangun Jakarta Timur Jalan Balai Pustaka. Sebelumnya sempat tercetus untuk diadakan di rumah pak Ismet, tapi berdasarkan keputusan dewan panitia atas usul teman-teman alumni melalui BBM dan WA, acara diadakan di SD Muhammadiyah 24, dengan pertimbangan karena ingin bernostalgia dan ruang yang cukup luas untuk menampung seluruh alumni.

Selain alumnus dan pak Ismet tentunya yang ditunjuk sebagai penasehat alumni , acara juga dihadiri oleh guru-guru kami dulu. Antara lain Pak Saadin, Pak Nasir, pak Hayat, Bu Tuti, bu Yusbaniar, dan bu Wati. Sebenarnya guru-guru yang diundang lebih banyak dari itu, tapi karena ada kesibukan masing-masing, mereka tidak bisa ikut meramaikan acara. No problem… insya Allah di lain kesempatan bisa dipertemukan.

Para guru yang hadir
Para guru yang hadir ( ki-ka: Bu Wati, Bu Tuti, Bu Yusbaniar, Pak Ismet, Pak Hayat, Pak Saadin

Dengan Silahturahim Kita Rajut Tali Kasih dan Persaudaraan. Sepenggal kalimat yang dipilih sebagai tema halal bi halal dan reuni angkatan 91 SD Muhammdiyah 24 Rawamangun Jakarta Timur. Tema yang singkat tapi padat. Insya Allah dengan adanya pertemuan tersebut, tali kasih dan persaudaraan akan makin terjalin erat antara sesama alumnus dan para guru. Yang dulunya tidak lagi bertegur sapa, yang dulunya ada khilaf bahkan dendam, hilang terhapus seiring acara ini berlangsung hingga selesai.

Di dalam run down, acara dimulai pukul 10.30. Namun sampai  jarum pendek melewati angka 11, jumlah alumnus yang hadir tidak seperti yang diharapkan. Guru-guru pun baru beberapa saja yang hadir. Tanpa mengurangi rasa hormat panitia kepada yang belum hadir, acara pun harus dimulai. Secara dadakan, Bayu , teman SD berperawakan tinggi dengan berbesar hati maju ke  depan untuk memandu acara.. Jadi MC dadakan ceritanya 🙂

Pembacaan Quran
Pembacaan Ayat Suci Al-quran dengan Tema Hikmah Silaturrahim

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Alqur’an Surat Ar Rum ayat 28 s.d. 38 yang dibacakan oleh saya sendiri. Dilengkapi dengan pembacaan saritilawah oleh Winda yang ditunjuk secara dadakan ketika baru saja absen di meja tamu… hehe. Para alumnus dan guru yang hadir terlihat mendengarkan dengan hikmat ayat suci al-quran yang didalamnya sedikit menguak hikmah tentang silaturahim.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pak Nasir selaku ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Rawamangun. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa pertemuan ini jangan hanya sebatas pertemuan saja. Lebih baik lagi apabila para alumni dapat memberikan manfaat terhadap sekolah yang dulu pernah jadi bagian membentuk masa lalunya. Yayasan Muhammadiyah Rawamangun sudah sangat berkembang pesat. Gedung-gedung yang dulu tidak ada, sekarang menjadi bagian dari sarana pendidikan . Bahkan masjid megah telah berdiri kokoh ditengah-tengah komplek Muhammadiyah rawamangun.

Selain itu, pak Nasir juga menginformasikan bahwa Yayasan Muhammdiyah Rawamangun pun sudah membangun masjid di luar komplek yang terletak di dekat Rumah Sakit Umum Persahabatan. Tidak hanya itu, yayasan juga sudah memiliki panti asuhan yang menampung sekitar 100 anak yatim dan dhuafa. Prestasi ini dapat tercapai berkat donasi para orang tua murid dan alumni juga tentunya.

Dalam pembukaan, tindak ketinggalan Pak Saadin selaku kepala sekolah SD Muhammadiyah 24 saat ini juga turut memberikan sambutan. Di dalam sambutannya, pak Saadin mengatakan bahwa kebahagiaan seorang guru adalah ketika anak-anak dididiknya tetap ingat kepada guru-gurunya. “Sangat senang, ketika berpapasan di jalan, anak-anak tetap menegurnya”, tegas pak Saadin. Dilanjutkan, sepatah dua kata oleh Pak Ismet guru olahraga kami dulu yang sekarang sudah tidak lagi mengajar di SD Muhammadiyah. Beliau mengingatkan bahwa dengan silaturahim dapat memperpanjang umur dan mempermurah rezeki.

Saatnya cicipin somay ali
Para guru Antri Makan siang Menu dari Ali Catering

Setengah acara sudah dilewati. Tidak banyak yang kemudian hadir. Hanya beberapa teman saja yang muncul ketika acara sedang berlangsung. Setelah acara sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan ishoma dan ramah tamah. Saat inilah saatnya teman-teman yang sudah tak bertemu selama beberapa bulan, 5 tahun, 20 tahun, bahkan ada yang lebih dari 20 tahun, saling bertegur sapa. Mencoba mengingat kembali kejadian-kejadian lucu ketika SD dulu. Suana seru, ramai, riang mewarnai aula saat itu. Apalagi ditemani santap siang menu khas jaman SD kita dulu, “Siomay Ali”. Ya, menu yang saya tungu-tunggu. Bahkan bukan hanya saya, mungkin teman-teman  juga kangen dengan rasa somay ali yang dulu menjadi jajanan favorit kami. Untuk prasmanan, memang panitia memilih kateringnya Ali Rahman Akbar, teman SD yang dari dulu orang tuanya memang sudah punya bisnis katering.

Setelah ishoma, acara dilanjutkan dengan pemberian tali kasih kepada para guru yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan bersalam-salaman.

Sambil menemani teman-teman yang masih menyantap makan siang, panitia membacakan undian doorprize. Kabar  dari panitia yang bersedia meluangkan waktunya untuk hunting hadiah,  doorprize-nya berupa magic jar, baju, dll. Tidak hanya itu, sumbangan dari teman-teman alumni yang memiliki bisnis juga ada. Seperti voucher makan di Rumah Sushi-nya Wisnu Suryaning Aji, baju muslim dari Fitrya Lestari. paket Oriflame dari Winda Rahmawati dan Isya Siti Hajar, dan paket langsing herbalife dari saya sendiri, Octa Dwinanda.

Penyerahan Paket Herbalife
Pak Ismet Menyerahkan Paket Langsing kepada Winda

Suasana pembagian doorprize serruuuuuu…. Ada aja celetukan-celetukan dari para alumni. Seperti ketika Winda mendapatkan doorprize 1 paket langsing herbalife, Ayatullah Fajar Sidiq yang dari dulu memang terkenal suka ngebanyol, nyeletuk “Wah, bakal ditelopin terus nih si Winda” hehe…. Namanya juga usaha ja… Ada yang merasa sangat beruntung, karena baru saja nongol di ruangan.. eh sudah dipanggil ke depan untuk mengambil doorprize. Erwin Narotama yang baru saja hadir dan bersalaman menjadi salah satu alumni yang beruntung. Lebih beruntung lagi Adlar Satria. Baru saja tangannya menggoreskan tanda tangan di buku  tamu,  bahkan belum sempat duduk, sudah ketiban rejeki mendapatkan doorprize.

Ketua Panita Menyerahkan Doorprize Utama
Pak Ketua Menyerahkan Doorprize Utama kepada Meidi

Ada juga yang merasa tidak beruntung. Namanya kok tak kunjung dipanggil-panggil juga. Kemas namanya. Tapi itu hanya selentingan humor yang tercipta untuk membuat suasana lebih hangat. Tapi intinya acara pembagian doorprize cukup membuat teman-teman merasa terhibur. Dapat atau tidak, tidak mengurangi keakrabatan diantara para alumni.

Suasana keakrabatan dan kebersamaan tentunya tidak lepas dari kehadiran teman-teman alumni. Kehadiran Rika Kartika dan Kiki Pasaribu dengan gaya berbicara yang lepas, Dewi Pravitasari dan suaminya yang tampil serasi dengan busana serba putih, menambah semarak ruang aula. Diwarnai kehadiran Dessy Trianasari dengan busana merah hatinya, Dini dengan gamis merahnya, dan Andam Sukma Wahyuni dengan paduan baju coklat dan selendang merahnya. Diramaikan pula dengan canda riang  dari anak-anak Siti Rahmawati. Dan Meidi bersama anaknya yang hadir  menjelang akhir acara.

Tidak ketinggalan kehadiran para bapak-bapak tentunya. Aditya Rahman dengan gaya santai bertopi menutupi kepala plontosnya. Ardi yang hampir saja menyaingi Adit dalam menerangi dunia.. hehe. TM Yusriansah dengan tekstur wajah yang tidak berubah jauh, masih bulat seperti SD dulu. Riza Febriandi yang setiap kali bertemu selalu terlihat seperti tambah tinggi saja. Budi Sidarta yang masih terlihat tinggi menjulang. Muhammad Juniariko yang terlihat tumbuh dengan sehat.. hehe,  Yusuf Wahyudi yang selalu menjadi anak yang ber-Untung. Indra Sanjaya yang sepertinya masih tetap menjadi jenderal bagi keluarga-keluarganya. Herwindo yang memadukan baju kotak-kotak dan peci merahnya dan Kemas dengan paduan kaos hitam, celana jeans dan sepatu coklatnya.

Catatan penting juga bahwa terselenggaranya acara halal bi halal dan Reuni SD Muhammadiyah 24 Rawamangun Jakarta Timur 2013, tidak lepas dari tangan dinginnya para panitia. Ada Johan Maulana yang ditunjuk secara de jure sebagai ketua panitia yang blusukan kesana kemari. Dari mulai koordinasi dengan Pak Ismet, minta izin Kepala Sekolah SD Muhammadiyah dan Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Rawamangun, sampai urusan ngecek aula dan sound system pagi harinya menjelang acara.  Ada 3 Charlie’s AngleRina MayaLeni dan Fitryah – biasa dipanggil Pipit – yang membuat event ini tidak terasa hambar seperti sayur bening tanpa garam. Karena merekalah doorprize bisa tersedia dan terbungkus dengan rapih. Karena merekalah persiapan-persiapan menjelang acara bisa terpenuhi.

combine
Dengan Silahturahim Kita Rajut Tali Kasih dan Persaudaraan – Tetap kompak preennnn

Ada Dolly – panggilan akrab Aulia Rahman, yang siap untuk dimintakan ide. Ada Bayu Herlambang yang rela menuju 7 Eleven Pemuda untuk membahas persiapan acara, padahal dari luar daerah dan harus kembali ke daerah malam itu juga. Ada Boy Rahmat Taufik yang rela kamera digitalnya dipinjam. Dan saya sendiri yang bisanya hanya memberi ide melalui WA… hehe. Mohon maaf guys… Bukannya tidak mau blusukan seperti bro Johan, tapi karena memang waktu yang tidak memungkinkan.

Juga tim di lapangan… Ada Dimas  dan Irvan Kresnanto dengan kamera digitalnya yang membuat foto-foto kami terlihat lebih muda, lebih cantik, dan lebih guuaanteng. Ada Angga Mulia dengan design banner dan backdrop photo session-nya yang muantaff.

Demikian reportase tentang suasananisasi hahal bi halal dan reuni angkatan 91 SD Muhammdiyah 24 Ramawangun  Jakarta Timur 2013. Semoga tahun depan dapat dibuat acara yang lebih ramai dan lebih seru lagi.. Insya Allah. Secara pribadi, ane ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik, dari mulai para guru, panitia, dan seluruh teman-teman yang hadir. Semoga pertemuan kita kemarin tidak sebatas hanya pertemuan saja, tapi dapat dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan yang lebih bermanfaaat bagi diri kita pribadi, bagi almamater dan bagi lingkungan… Insya Allah… amin.

Fiiuuuhhhhh…. akhirnya selesai juga tulisannya. Maaf kalau tulisannya agak maksa ya. Moga-moga tidak ada satupun teman yang hadir saat itu yang tidak saya tuliskan namanya. Kalau ada yang merasa belum ditulis mohon maaf ya. Kasih tahu di kolom komentar, nanti ane usahakan untuk dimasukkan. Mohon maaf juga kalau ada kata-kata yang kurang berkenan ya… 🙂

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda

14 thoughts on “Halal bi Halal dan Reuni Angkatan 91 SD Muhammadiyah 24 Jakarta 2013”

  1. Thank you utk recap-an acaranya..

    Yupz, smoga next acara saturahmi bs kumpul lbh banyak n2 dan guru2…

  2. Keren banget liputannya.. The whole atmosphere ke cover euy.. Jd gak sabar nunggu next event nih. Top markotop pokoknya dah

  3. wah kereeenn bro …. next year will be awesome & more friends will come … smg ttp terjalin keakraban dn silaturahim wlo udh gk ada acara reuni/halbi lagi yee bro ‘n sis ..

  4. Ok banget.
    Diharapkan silaturahminya lebih baik lagi buat semua alumni.
    Jangan lupa pesen siomaynya yaa.

Leave a Reply