Blog Bisnis Online Kena Hack

Beberapa hari yang lalu, website Blog Bisnis Online – salah satu blog yang saya kelola sendiri, diserang oleh Hacker. Kagetnya setengah hidup. Baru kali ini kena hack, setelah hampir blog yang disingkat OBS ini berjalan kurang lebih 3 tahun.

Tanpa basa-basi, langsung saya menghubungi pihak hosting. Tapi mungkin karena sedikit panik, saya malah menghubungi KunciHost[dot]com (KH). Saya beri tahu mas Tri (salah satu punggawanya) tentang masalah ini, dan beliau siap membantu dan menyuruh saya untuk menunggu kabar selanjutnya. Setelah menuggu beberapa saat, ada sms dari mas Tri, memberi tahu OBS hostingnya bukan di KH. Dooooong….. baru ingat, untuk OBS saya menggunakan jasa hosting dari AllnetSpace[dot]com (ANS).

Tindak lanjut yang sama dari ANS. Dan haaaapppp…. dalam waktu tidak lebih dari setengah jam, OBS kembali seperti semula. Hmmmmmmm….. pelayanan yang memuaskan dari kedua penyedia jasa webhosting, KH dan ANS. Dua penyedia layanan ini bisa jadi rujukan bagi Anda untuk memakai jasa mereka. Sejauh ini, dua-duanya cukup memuaskan. Silahkan dicek ke websitenya, pilih mana yang cocok bagi Anda dan bagi dompet Anda…. hehe.

Kembali ke hacker….
Kalau dipikir-pikir si Hacker ini maksudnya baik juga ya. Dia hanya men-deface blog OBS, tidak sampai menghancurkan isi dalamnya. Pesan yang muncul pun  sangat friendly (menurut saya). Di situ dia memberitahukan bahwa blog OBS sangat mudah untuk ditembus, malah menyarankan agar meningkatkan sekuritas.

Ini pengalaman berharga buat saya. Mungkin kalau tidak diingatkan oleh si Hacker, saya anggap OBS baik-baik saja. Dan untungnya hanya di-deface, tidak sampai diobrak-abrik dalamannya. Tidak ada perkataan yang pantas, selain ungkapan terima kasih yang sebesarnya untuk si Hacker.

Atas saran dari ANS, mulai saat ini, semua blog saya instal plugin WordPress Firewall 2. Mudah-mudahan ampuh menangkal serangan para Hacker. Semoga !

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda

Sumber Image : http://rootbrain.com

 

9 thoughts on “Blog Bisnis Online Kena Hack”

Leave a Reply