Bisnis Modal Dengkul

Bisnis Modal Dengkul – Banyak orang yang berfikir bahwa untuk memulai bisnis itu perlu modal besar. Padahal tidaklah demikian. Banyak pengusaha sukses berawal dari modal yang minim. Salah satu contohnya adalah pemilik Bimbingan Belajar Primagama, Purdi E Chandra.

Bagaimana awal mulanya dengan modal yang sangat minim akhirnya Purdi menjadi rajanya bimbingan belajar di Indonesia. Simak cerita singkatnya disini.

Lalau apa hubungannya dengan bisnis online ?

Siapa yang menyangka lembaga bimbingan belajar terbesar di Indonesia itu, berawal dari sebuah tempat kecil.

Dengan menjual sepeda motornya seharga 300 ribu rupiah, beliau mendirikan bimbel Primagama dengan menyewa tempat kecil. Waktu itu muridnya hanya 2 orang, dengan biaya kursus hanya 50 ribu saja untuk dua bulan. Itu pun tetangganya sendiri.

Dalam satu kesempatan, beliau menjelaskan bahwa menjalankan bisnis itu mesti kreatif. Anda tahu apa yang dilakukan beliau untuk mempromosikan bisnisnya ? Di sesi istirahat kelas, Purdi menyuruh seluruh murid-muridnya untuk keluar dari kelas. Disuruh membuat “keramaian” diluar kelas. Tujuannya adalah agar banyak orang yang mencari tahu ada apa. Dengan banyak orang yang mencari tahu, akhirnya banyak orang yang tahu bahwa ternyata disana ada lembaga bimbingan belajar.

Kreatifitas beliau tidak hanya sampai disitu. Singkatnya, dengan terus berimprovisasi dan berinovasi akhirnya Primagama bisa menjadi salah satu lembaga bimbingan belajar terbesar di Indonesia. Tidak hanya itu, Primagama bisa jadi holding company yang membawahi lebih dari 20 anak perusahaan.

Dengan modal awal hanya sebesar Rp 300.000 digabungkan dengan kemampuan yang beliau punya dan KREATIFITAS TIADA HENTI, beliau bisa mewujudkan impiannya.

“Jangan Biarkan Keterbatasan Menghalangi Langkah Anda Untuk Maju”

Dilain cerita, ada seorang pebisnis yang memulai bisnis laundry kiloannya tanpa modal sepeserpun.

Dengan mencari orang yang ingin mempunyai penghasilan tambahan dengan mencuci dan setrika di daerah sekitar rumahnya dan menawarkan jasa laundry kiloan di setiap kost-kostan, lalu menyatukan keduanya, bisnis laundrynya bisa berjalan. Tidak perlu membeli mesin cuci, tidak perlu tempat usaha. Hanya dengan bermodal kemauan untuk memulai, kreatifitas dan manajemen yang baik, bisnisnya bisa terus berjalan. Ini yang namanya Bisnis Modal Dengkul.

Lalu apa hubungan cerita sukses diatas dengan bisnis online ?

Secara langsung mungkin tidak ada hubugannya dengan bisnis online. Tapi ada beberapa poin yang bisa diambil dikaitkan dengan bisnis online.

Berikut poin-poinnya :

  • Rubah Mindset

Rubah mindset Anda yang beranggapan bahwa memulai bisnis itu perlu modal besar. Memulai bisnis online tidak harus langsung dengan biaya besar. Tidak harus langsung membeli domain dan hosting, atau langsung membeli sistem autoresponder untuk otomasi bisnis.

Gunakanlah layanan gratis. Yang penting bisnisnya jalan dulu, selanjutnya kita lihat perkembangannya sambil memikirkan langkah-langkah untuk mengembangkan bisnis.

Gunakan layanan blog gratis seperti wordpress atau blogspot. Dengan itu Anda sudah bisa langsung memulai bisnis online Anda.

Tapi ingat, pada saatnya nanti setelah sudah mempunyai penghasilan yang cukup dari bisnis online Anda, gunakanlah yang berbayar. Beli domain dan hosting yang mumpuni. Dan gunakan autoresponder untuk otomasi bisnis online Anda.

Dengan menggunakan yang berbayar, bisnis online Anda pun  akan terlihat lebih profesional dan bonafit. Tentu ini menjadi “selling point” Anda dimata pasar online. Bukan begitu, kawan ?

  • Mulai, ya mulai Saja

Sepertik kata Purdi, membuka bisnis itu seperti ketika Anda masuk kamar mandi. Tidak pernah ada seorang pun yang masuk kamar mandi dengan melakukan perencanaan sebelumnya. Masuk ya tinggal masuk. Seandainya ditengah jalan membutuhkan sabun, Anda tinggal minta bantuan orang lain untuk mengambilkan sabun atau Anda tinggal keluar lagi untuk mengambil sabunnya. Tapi kegiatan Anda dikamar mandi akan tetap berjalan, bukan ? Begitulah bisnis.

Seperti halnya berbisnis online, jangan terlalu pusing untuk memulai. Misalnya Anda ingin menjual suvenir buah tangan Anda sendiri secara online. Jangan dipusingkan dengan bagaimana caranya membuat toko online.

Langsung saja ACTION. Bingung caranya membuat toko online, buat saja blog gratisan. Upload foto suvenir yang ingin Anda jual, cantumkan harga dan alamat atau nomor telepon yang bisa dihubungi. Anda tinggal memikirkan bagaimana caranya biar laku. Yang penting Anda sudah ACTION duluan. Tidak ada ruginya, karena andapun memulai tanpa modal sepeserpun, bukan ?

Langsung saja ACTION, karena berawal dari action pertama akan menghasilkan action-action selanjutnya.

“Ribuan Kilo Perjalan yang Ditempuh, Bermula Dari Satu Langkah Awal”

  • Kreatifitas Tiada Henti

Seperti layaknya di bisnis offline, di bisnis online juga diperlukan kreatifitas. Malahan menurut saya bukan hanya sekedar kreatifitas tapi “kreatifitas tingkat tinggi”.

Banyak pemasar online atau internet marketer yang bermunculan. Apalagi untuk yang menarget pasar dengan kata kunci internet marketing atau bisnis online. Kalau Anda tidak mampu bersaing dengan memberikan yang terbaik dengan mengerahkan segala kreatifitas yang Anda punya, Anda akan tersingkirkan.

Cara yang “smart” adalah dengan mencari kata kunci yang mempunyai pasar yang luas tapi saingannya sedikit. Banyak informasi di internet yang menjelaskan caranya.

Sebagai Bloggerpreneur, tuangkan segala kreatifitas yang Anda punya dalam sebuah tulisan. Buatlah tulisan yang bermutu dan bermanfaat untuk orang banyak. Buatlah blog yang tidak hanya menyenangkan Anda, tapi juga menyenangkan para pembacanya.

Sebarkanlah manfaat seluas-luasnya. Insya Allah Anda akan mendapatkan hasilnya nanti.

Ok, saran terakhir dari saya. Segeralah ACTION, perkaya ilmu Anda tentang dunia bisnis, termasuk ilmu internet marketing dan perluaslah pergaulan online Anda. Dan yang yang terakhir, carilah komunitas yang membuat Anda makin semangat dan membuat Anda makin kreatif.

Terakhir dari yang paling akhir. Banyak-banyaklah membaca dari segala sumber. Karena Anda tidak akan pernah tahu, dari arah mana kreatifitas Anda akan muncul. Makin banyak membaca, makin banyak ide yang bisa dituangkan dalam tulisan Anda.

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda

NB: Artikel ini saya copas dari blog saya terdahulu yang sekarang sudah tidak lagi online. Di-publish 6 Oktober 2009

Leave a Reply