Bahagiakan Orang-Orang yang Kau Cintai, Sekarang !

Tadi pagi sebelum berangkat kantor, ibu saya menelpon. Mama – panggilan untuk ibu saya, membuka pembicaraan dengan menceritakan kondisi papa – panggilan untuk bapak saya. Ya, sudah beberapa minggu ini papa mengganti sarapan paginya dengan sarapan sehat Herbalife.

Mama menceritakan sudah beberapa hari ini papa sudah mulai mengurangi obat penurun darah tingginya. Ya, setelah beberapa hari sarapan sehat, tekanan darah papa mulai turun. Biasanya kalau tanpa obat, tekanan darah atasnya bisa mencapai diatas 160. Nah, kemarin dengan mengurangi konsumsi obat darah tinggi, tekanan darahnya sudah berada dikisaran 130. Alhamdulillah… artinya sarapan sehat herbalife sudah terlihat hasilnya.

Melihat kondisi ini, saya sebagai anaknya merasa senang sekali. Karena papa sudah mulai meninggalkan kebiasaan meminum racun (baca : obat penurun tekanan darah) dan mengganti sarapannya dengan sarapan sehat Herbalife.

Selepas cerita tentang peningkatan tingkat kesehatan papa, mama dengan semangat bercerita juga tentang kesehatannya yang makin hari makin meningkat.

Dulu, sebelum menjalankan program diet herbal, mama punya keluhan dengan sesak nafas. Setiap tidur, mama tidak pernah tidur dikasur, karena kalau harus berbaring pasti sesak nafas. Oleh karena itu mama selalu tidur di kursi. Tapi, tadi padi suara yang sedikit membuncah┬ámama bercerita, sekarang dia sudah bisa tidur di kasur. Subhanallah….

Selain itu, dia juga bercerita tentang staminanya yang terus meningkat. Mama bercerita, pernah suatu kali, ketika sedang membersihkan halaman rumah, papa berkata, “Eh, mama kok jam segini masih bersih-bersih, biasanya kan sudah tidur-tiduran di kamar. Mama menjawab, ” Eh iya ya pa, sepertinya stamina mama jadi meningkat”.

Belum lagi cerita tentang adik saya yang salah menyangka dikira mama ini orang lain, karena melihat dari belakang kok badan mama ramping.  Cerita ini pun diceritakan mama dengan sangat bersemangat.

Mendengar cerita mama pagi ini, jujur saja membuat mata ini sedikit berkaca dan pipi sedikit membasah. Dalam hati saya berucap, “baru itu yang bisa aku kasih ke mama, ma” dan terucap doa juga kepada Sang Maha Pemberi Kesehatan, ” Ya, Allah mampukan diriku untuk selalu bisa memberikan makanan kesehatan ini untuk orang tuaku tanpa mereka harus membayar“.

Jujur saja, untuk paket turun berat badan yang pertama, saya berikan gratis untuk mama, dan untuk pembelian yang kedua kali, mama ga mau dikasih gratis. “Ini rezeki mu, nak“, katanya waktu itu. Dengan perasaan terharu, akhirnya saya terima pembayaran dari mama. Walaupun dalam hati agak sungkan menerimanya, tapi anggap saja ini rezeki dari Allah melalui mama dan ga boleh ditolak.

Dari cerita tadi pagi, makin yakinlah bahwa bisnis kesehatan ini adalah pilihan yang tepat bagi saya. Apabila dilihat dari sisi materi, mungkin bisnis sampingan yang baru saja saya jalankan secara serius dalam waktu kurang lebih 3 bulan ini, belum nyata terlihat hasilnya, tapi paling tidak, melalui bisnis ini, terlihat sangat nyata bahwa saya sudah bisa menjadi jalan peningkatan kesehatan bagi orang-orang yang saya cintai. Ini yang tidak bisa dinilai oleh materi.

Kapan lagi bisa membahagiakan istri, kapan lagi bisa membahagiakan orang tua. Sekarang lah saatnya. Selagi ada kesempatan, bahagiakan mereka. Jangan sampai langkah untuk membahagiakan mereka terhenti, entah karena saya yang terlebih dulu dipanggil oleh Allah atau mereka yang dipanggil lebih dulu.

Terima kasih ya Allah, KAU telah menunjukkan jalan kepada ku untuk membahagian orang tua, untuk membahagian istri dan membahagiakan orang-orang disekelilingku dengan menjadi jalan peningkatan kesehatan bagi mereka.

Ingat kawan ! Apa yang bisa Anda lalukan untuk membahagiakan orang-orang terdekat kita, lakukanlah sekarang, jangan ditunda-tunda. Jangan sampai semuanya terlambat, yang pada akhirnya hanya meninggalkan penyesalan karena tidak bisa memberikan yang terbaik untuk mereka ketika mereka masih ada.

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda

One thought on “Bahagiakan Orang-Orang yang Kau Cintai, Sekarang !”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *