Kejar Duniamu, Ingat Akhiratmu

Sehabis asik bermain futsal yang biasa saya lakukan setiap sabtu pagi, saya dikejutkan dengan kabar duka dari kalangan selebriti, bahwa Adjie Massaid meninggal dunia.

Cukup mengagetkan bagi saya. Karena sejauh yang saya tahu bahwa Adjie Massaid adalah seseorang yang sangat menjaga sekali kebugaran tubuhnya. Tapi, ternyata ajal juga mendekati untuk orang-orang yang sehat sekalipun.

Kabar ini juga sedikit membuat saya bergidik, karena kabarnya Adjie Massaid meninggal dunia setelah bermain futsal sebelumnya. Seperti juga pernah terjadi pada almarhum Basuki, seorang pelawak senior yang meninggal juga sehabis bermain futsal. Saya ini termasuk orang yang maniak dengan futsal. Saking maniaknya, kadang walaupun fisik sebenarnya sudah kelelahan, tapi karena terlalu enjoy, saya lupa akan kelelahan tubuh dan saya tetap terus bermain. Inilah yang membuat saya bergidik, dua-duanya dijemput ajalnya setelah bermain futsal.

Mulai dari sekarang saya harus sadar diri untuk tidak terlalu memaksakan dalam menjalani hobi saya ini.

Meninggalnya Adjie Massaid menjadi pelajaran berharga bagi saya bahwa sesungguhnya ajal itu datang tidak mengenal siapa, mengapa dan kapan.

Ajal memang akan selalu menjadi misteri. Tidak tahu siapa yang akan lebih dulu dijemput ajalnya. Tidak tahu bagaimana ajal itu menghampiri kita. Tidak tahu kapan ajal itu akan terjadi.

Ajal tidak saja mendekati orang-orang yang sakit saja. Ajal pun menghampiri orang-orang yang terlihat sehat. Ajal tidak saja mendekati orang-orang yang sudah berumur saja. Ajal pun menghampiri orang-orang muda.

Adjie Massaid meninggal dunia. Ini mungkin peringatan bagi kita semua. Melakukan olahraga rutin dan memakan makanan sehat itu adalah kebutuhan untuk tubuh. Tapi jangan lupa, selain itu ada kebutuhan untuk rohani yang perlu juga untuk dipenuhi.

Sekali lagi, ini peringatan untuk kita semua kawan. Hidup itu tidak hanya membaca, menulis dan melakukan hobi untuk memuaskan duniamu.  Hidup itu juga dengan membaca dan menulis untuk akhiratmu. Kejar duniamu, tapi ingat dengan akhiratmu.

Jangan hanya membaca baca buku-buku motivasi, buku-buku bisnis, tapi baca juga al-qur’an dan hadist untuk makin menyempurnakan keislamanmu. Jangan hanya olahraga untuk kebutuhan jasmanimu, tapi olahraga juga untuk rohanimu.

Jangan hanya mendalami tentang bagaimana menghasilkan uang dari bisnis online, tapi dalami juga bagaimana menghasilkan pahala untuk akhiratmu. Jangan hanya expert di dunia blogging, tapi expert juga dalam ibadah kepada Allah SWT.

Jangan seperti saya, gara-gara blogging dan berbisnis online, kadang ibadah kepada Allah SWT tersisihkan. Gara-gara blogging sampai larut, akhirnya saya tidak bisa bangun malam untuk melakukan sholat malam. Gara-gara sibuk promosi untuk meraup rupiah dan dollar, akhirnya lalai dalam sholat wajib dan ibadah lainnya. Astaghfirullah al adzim… Ampuni dosa kami ya Allah….

Akhir kata,  saya turut berduka cita atas meninggalnya tokoh persepak bolaan Indonesia, Adjie Massaid. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya dan arwahnya ditempatkan ditempat yang selayaknya di sisi Allah SWT…. Amin.

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda

28 thoughts on “Kejar Duniamu, Ingat Akhiratmu”

  1. Inna lillahi wa innal ilaihi raji’un!

    Sang maut menjemput tak kenal waktu, ia bisa datang kapan saja.

    Memang karena itulah kita harus mempersiapkan segalanya dengan baik, kita hrus slalu siap untu kepentingan dunia dan akhirat kita.

    Smoga kita mampu menyeimbangkan kehidupan ini. Amin!

  2. semoga aji ma said khusnul khatimah. .
    kalo blogging sebaiknya kasi lagu2 islami atau qosidah. .
    jadi ga lupa sama mati .. 😀
    terimakasih sudah mengingatka mas Octa

    1. bisa juga mas…
      tapi menurut saya kalau dihubungkan dengan menjemput rejeki, takutnya ada yang mengartikan dengan hanya sholat, dzikir, ibadah sunnah dll sudah bisa mendapatkan dunia dalam arti tidak ada penekanan pada etos kerja islami untuk menjemput rezeki.

      Mungkin dalam konteks lain, judul mas is bisa dipakai….

  3. Inna lillahi…

    seharusnya begitu mas Octa, mari kita berusaha untuk itu.
    Walau berat mungkin buat mbak Anggi, tapi itulah kuasa Allah atas umatnya.

    1. asal jangan jadikan tobat sebagai alasan utk berbuat dosa sebelumnya ya…. hehe

      terima kasih sudah berkunjung mas 🙂

    1. bisa juga mas…. tanggapan saya sama seperti tanggapan saya pada komentar mas Ismail diatas 🙂

    1. caranya tanya sama mas Khalid dimana dapat pluginnya, terus instal pluginnya…. beres deh.. hehe
      saya lupa pluginnya dapat dari mana mas. Seingat saya waktu itu saya dikasih tahu mas Khalid (khalidabdullah.com)

  4. Bener banget, ajal itu tidak mengenal orang karena semua pasti akan berpulang pada-Nya.
    Kita hanya menunggu saat itu tiba saja.

    1. jangan hanya menunggu mas…. tapi diisi hidup ini dengan hal-hal yang bermanfaat 🙂

  5. Ajal memang masih menjadi rahasia dari sang pencipta, dan tak ada seorangpun yang tahu walaupun ia telah melakukan berbagai macam pencegahan seperti pola hidup sehat, makan makanan bergizi dll… Manusia hanya bisa mencegah, toh hasil akhir ada di tangan sang pencipta..

    1. oleh karena itu seharusnya kita selalu dalam keadaan siap membawa bekal untuk di akhirat nanti….

Leave a Reply