1 Goal yang Menentukan

Pertandingan persahabatan yang ketiga kalinya dengan kantor kejaksaan, akhirnya kemenangan masih berada di tim futsal kami dengan skor 9 – 8. Wualah…. tipis sekali ya.

Secara kasat mata, saya sebagai pemain mencoba melihat permainan kedua tim. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, bahwa tim dari kejaksaan unggul dalam skill individu dan kerja sama tim. Tapi kali ini, saya menilainya agak beda. Saya lihat dari pinggir lapangan setelah beberapa menit saya bermain yang akhirnya digantikan oleh teman karena sudah kelelahan, permainan kedua tim menurut saya cukup menarik.

Malah, dipertandingan sebelumnya tim kami yang terlihat agak kurang kompak dalam kerja sama tim, tapi kali ini saya rasa lebihΒ  kompak, lebih terorganisir.

Dari segi pertahanan, tim kami juga lebih kuat. Tim lawan hampir tidak bisa menembus daerah pertahanan kami. Goal-goal mereka banyak terjadi dari tendangan dari jarak jauh dan beberapa kali karena blunder dan kesalahan pertahananan, termasuk dari kesalahan saya… hehe.

Di luar itu, sebenarnya ada satu keunggulan lagi dari tim kami, yaitu adanya satu orang yang bertindak sebagai layaknya seorang pelatih. Satu orang inilah yang bisa melihat secara jelas kelemahan-kelemahan yang ada di dalam permainan tim. Salah satunya adalah dengan menentukan pemain mana yang terlihat kurang optimal atau mulai keletihan lalu secara sigap langsung mengganti pemain yang lebih segar.

Secara keseluruhan, pertandingan kali itu cukup memuaskan. Termasuk diri saya yang cukup merasa puas, karena berhasil satu kali membobol gawang lawan dengan tendangan pertama dari tengah lapangan. Dengan sumbangan satu goal ini, akhirnya kami bisa tetap memenangkan pertandingan dengan skor tipis 9 – 8.

Puas rasanya walaupun hanya satu goal πŸ™‚

“Tetap puasa, tetap olahraga dan tetap sehat”
Bagaimana puasa Anda sampai hari ini kawan ?

Salam Bahagia,
Octa Dwinanda

22 thoughts on “1 Goal yang Menentukan”

    1. walah mas Andrik…. kok manggil saya kang…. kayak baru kenal aja.. hehe
      iya mas, saya tergila-gila dengan futsal πŸ˜€

    1. tapi ada yang lebih menyenangkan mas… yaitu kalau bisa gocek lawan dan melawatinya… apalagi diakhiri dengan goal….. πŸ™‚

  1. Meski hanya selisih satu gol, yang lebih banyak tentu yang menang dong.

    Salut ih, puasa masih sanggup untuk olah raga. Kalau saya terus terang sanggupnya paling jalan kaki (keliling Mall). πŸ™‚

Leave a Reply to Andrik Sugianto Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *